Jumat, 03 Oktober 2008

Benar atau Salah

Mentari yang terhenyak dalam kesepian abadi tak kembali sebagai malaikat bumi.Aku sang malam tanpa arti dalam gelap.Pasak hati dan tiang jiwa melewati keindahan pagi mengindahkan kebencian yang terpendam.Bukan jiwa kebenaran karna aku merintih dalam tawaku.Bukan sebuah kebijakan karna aku merasa tak adil.Jiwa separuh hilang terbuang keangkuhan yang terlampir mencadi pencacat hatiku.Aku terucap sebagai keburukan iblis yang dibenci.Memang aku bukanlah malaikat dengan cincin emas di atasku.Aku hanya sebatang kayu usang terbakar dalam kesepian.
Mungkin saja aku terdampar dalam keburukan dan kesukaran.