Pagi ini mataku terbuka dalam keadaan mati
Suasana keindahan yang terlewati terasa sunyi
Gelap dan terang tak mampu mengobati
Tuk kedukan yang aku alami di hari ini
Bias mata sang mentari menatapku dari celah hati
Mengoyak hangat dengan ratapan kebusukan hati
Haaah, rasa rayunya tak aku nikmati
rasa layunya hanya aku pandangi dan aku tepi
Dia disana menikmati dunia yang fana ini
Berdiri tegap dengan tawa di sebelah perutnya
Dia tak peduli dengan hatiku ini
Hingga kebusukan tak pernah tau kemana aku pergi
Teman tahukah engkau dari tulisanku ini?
Tahukah engkau dari keinginanku ini??
Aku relakan waktuku yang sempit dan terhanyut
Menggenggam dan meniadakan kematian..