Mataku tak melihat mataku
Bibirku tak berbicara bibirku
Namun semua itu terlalu dekat untukku
Telinga kudengar kabar menyejukkan
Namun damai tak aku rasakan
Senang atau gundah yang aku rasakan
tak sebatas hanya hunian
Kesepian dan tangisan tertawa jelas dalam hatiku
Dia dan mereka akan selalu ada untuknya
Ini ungkapanku yang tidak menentu
daikala aku jatuh dan terhenyak oleh mimpi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar