Dalam gelap kau melupakanku
Dalam terang kau meninggalkanku
Di dunia hanya dirimu
Yang aku tunggu di masaku
Jika waktu memutarkan suaraku
Aku ingin tembok putih dihatiku
Kumengerti dan sejuta mawar hitamku
Dimana kau tahu semua kesepianku
Dengan nyanyian mimpi tak disampingku
Jangan kau pegang tanganku
Jangan kau genggam jemariku
Karena semua itu palsu
Lihatlah mataku
Mataku yang berisi kebisuan
Rasakan hatiku dengan kemarahan
Lihat kedalamku
Lihat jauh kedalam hatiku
Sebagai mimpi masa lalu ku
Rabu, 07 Maret 2012
Lihat mataku
Dalam gelap kau melupakanku
Dalam terang kau meninggalkanku
Di dunia hanya dirimu
Yang aku tunggu di masaku
Jika waktu memutarkan suaraku
Aku ingin tembok putih dihatiku
Kumengerti dan sejuta mawar hitamku
Dimana kau tahu semua kesepianku
Dengan nyanyian mimpi tak disampingku
Jangan kau pegang tanganku
Jangan kau genggam jemariku
Karena semua itu palsu
Lihatlah mataku
Mataku yang berisi kebisuan
Rasakan hatiku dengan kemarahan
Lihat kedalamku
Lihat jauh kedalam hatiku
Sebagai mimpi masa lalu ku
Dalam terang kau meninggalkanku
Di dunia hanya dirimu
Yang aku tunggu di masaku
Jika waktu memutarkan suaraku
Aku ingin tembok putih dihatiku
Kumengerti dan sejuta mawar hitamku
Dimana kau tahu semua kesepianku
Dengan nyanyian mimpi tak disampingku
Jangan kau pegang tanganku
Jangan kau genggam jemariku
Karena semua itu palsu
Lihatlah mataku
Mataku yang berisi kebisuan
Rasakan hatiku dengan kemarahan
Lihat kedalamku
Lihat jauh kedalam hatiku
Sebagai mimpi masa lalu ku
Lihat mataku
Dalam gelap kau melupakanku
Dalam terang kau meninggalkanku
Di dunia hanya dirimu
Yang aku tunggu di masaku
Jika waktu memutarkan suaraku
Aku ingin tembok putih diahatiku
Kumengerti dan dengan mawar hitamku
Dalam terang kau meninggalkanku
Di dunia hanya dirimu
Yang aku tunggu di masaku
Jika waktu memutarkan suaraku
Aku ingin tembok putih diahatiku
Kumengerti dan dengan mawar hitamku
Senin, 05 Maret 2012
Kesenangan dan kesedihan
Mataku tak melihat mataku
Bibirku tak berbicara bibirku
Namun semua itu terlalu dekat untukku
Telinga kudengar kabar menyejukkan
Namun damai tak aku rasakan
Senang atau gundah yang aku rasakan
tak sebatas hanya hunian
Kesepian dan tangisan tertawa jelas dalam hatiku
Dia dan mereka akan selalu ada untuknya
Ini ungkapanku yang tidak menentu
daikala aku jatuh dan terhenyak oleh mimpi
Bibirku tak berbicara bibirku
Namun semua itu terlalu dekat untukku
Telinga kudengar kabar menyejukkan
Namun damai tak aku rasakan
Senang atau gundah yang aku rasakan
tak sebatas hanya hunian
Kesepian dan tangisan tertawa jelas dalam hatiku
Dia dan mereka akan selalu ada untuknya
Ini ungkapanku yang tidak menentu
daikala aku jatuh dan terhenyak oleh mimpi
Langganan:
Postingan (Atom)