Tatihku tertekan karena lelahnya hidup
Tubuhku memanjangkan kenangan masa lalu
yang tergeletak kaku
Ini langkahku yang tersendat karena batu
Ini lingkunganku yang gelap untuk waktu
Pilihan memekik dan mencekik ragaku
Melelahkan jiwaku membenamkan anganku
Jika waktu tak berganti smua tak berlalu
Tapi ini hidup yang menderaku
Rabu, 05 Januari 2011
Senin, 03 Januari 2011
Langkah
Langit tlah membiru
Detak jantung pun semakin mengeras
Jingkrak siulan bernada keras
Merasuk masuk mengalahkan rasa malas
Detang waktu berkutat panjang
Membelit jiwa yang terkuras
Aku langkahkan nadi dalam sendiri
Memimpikan keberhasilan yang hakiki
Terpejamkan langkah sejenak tuk meresapi
Semua naluri yang mungkin kan sepi
Memberikan kegembiraan yang mungkin nanti
Memantulkan rasa terpenuhi....
Detak jantung pun semakin mengeras
Jingkrak siulan bernada keras
Merasuk masuk mengalahkan rasa malas
Detang waktu berkutat panjang
Membelit jiwa yang terkuras
Aku langkahkan nadi dalam sendiri
Memimpikan keberhasilan yang hakiki
Terpejamkan langkah sejenak tuk meresapi
Semua naluri yang mungkin kan sepi
Memberikan kegembiraan yang mungkin nanti
Memantulkan rasa terpenuhi....
Minggu, 02 Januari 2011
Masih meragu
Aku termenung dalam desakan kebuntuan
Aku masih terbenam diantara kepercayaan
Menekuk raut akan kegagalan
Menekan hati tuk seolah perkasa diambang
Lemahnya hati menghitamkan pasir
Sakitnya jiwa melapukkan batuan
Semua perumpamaan hanya rayuan
Memetakan kekosongan yang tak terlukiskan
Angan dan dunia sudah ditangan
Tapi langkah terhenti tertahan
dalam pijakan yang tersulam duri
Aku takut akan luka yang kelam
dan membusuk dalam peraduan
Aku pelankan langkah dan berharap tak terjatuh
Sajak nyanyianku pun telah mencekikku
Menghimpit suara kesombongan
Semangatku ciut...
semangatku mati
dan semua seolah menghantui
Aku masih terbenam diantara kepercayaan
Menekuk raut akan kegagalan
Menekan hati tuk seolah perkasa diambang
Lemahnya hati menghitamkan pasir
Sakitnya jiwa melapukkan batuan
Semua perumpamaan hanya rayuan
Memetakan kekosongan yang tak terlukiskan
Angan dan dunia sudah ditangan
Tapi langkah terhenti tertahan
dalam pijakan yang tersulam duri
Aku takut akan luka yang kelam
dan membusuk dalam peraduan
Aku pelankan langkah dan berharap tak terjatuh
Sajak nyanyianku pun telah mencekikku
Menghimpit suara kesombongan
Semangatku ciut...
semangatku mati
dan semua seolah menghantui
Langganan:
Postingan (Atom)