Rabu, 20 Mei 2009

menyerah

aku terlempar dari mimpiku
aku terjatuh dari langkahku
ersayat dalam jebakan duri
Aku menangis dalam gelap malam yang menyesakkan jiwa

aku ingin tertidur dalam keadaan kosong
Jiwa ini terluka dan mata ini tertutup kekosonga
Aku ingin menanyakannya kepada malaikat
yang akan turun nanti malam dengan sebuah keindahan
Semua itu hanya kebohongan yang terlindas kejujuran

Bukan duniaku

Aku tak merasa ini batuan yang aku pijak berdiri tegar
Ini bukan rumput yang aku diami tuk tidurku yang panjang
Ini mungkin hanya sebuah karpet yang tak bertema
Ini hanya kemunafikan yang terbungkus tawa kepalsuan

Engkau dulu aku puju sebagai penyelamatku
Tapi kenapa engkau pergi meninggalkan aku?
Aku berharap kau kembali padaku

Ini bukan duniamu dan juga bukan duniaku
Ini hanya dunia yang penuh dengan keegoan
keegoan yang tidak dapat aku hilangkan

Teman pergilah kesana keduniamu
kedunia yang dapat memberimu ketenangan dan kebahagiaan
aku akan tetap disini walau mungkin ini bukan duniaku

Entah

Keindahan itu hilang bersama dengan sebuah harapan yang lahir dari sebuah mimpi
Keindahan itu sebuah kehampaanyang mati bagai kekosongan yang terbuang
Hai teman aku disini merenung sebuah perkaran kejelasan
aku disini masih menginginkan kematian yang akan membawaku
ke jurang pemisah dunia bawah dan dunia atas

Teman entah semua yang akan aku pikirkan ini hanya sebuah kebohongan
Karena jiwa ini akan semakin tua
Jiwa ini semakin tua untuk melakukan harapan

Semua akan berakhir dengan tepian yang memudar
semua akn hilang akan terhapus dari ingatan laluku
Entah semua ini akan baik-baik saja atau akan semakin rumit untuk aku mengrti
Kebijakan-Nya tak bisa aku baca

Sebelum aku dan engkau hilang
Sebelum aku dan engkau terbang
bisakah engkau mengecup bibirku?agar aku dapat merasakan keindahan?
Sebelum aku berpisah denganmu dapatkah engkau memeluku tuk teralkhir kali?
Ini sebuah iwa yang mati hanya ingin terobati akan sebuah mimpi....

mimpi yang abadi