Senin, 07 Desember 2009

Tak berbeda

Aku terbuang dengan kenangan dan kekosongan
Dengan sebuah laju waktu yang menikam
Imajinasipun terasa terkoyak lebih dalam
Naungan kesempurnaan melompat ke bawah deru
Duniaku terbalik dengan kemunafikan
Anggapan sempurna menjadi kosong tanpa celah

Rasa yang hidup berubah menjadi merah hati
Air kehidupan berubah menjadi emas
Cinta berubah menjadi kantung
Harga perasaan menjadi begitu mahal
Mata menjadi sebuah arti kebenaran
Anggapan yang mungkin tak seharusnya dibenarkan

Harapan tuk jadi lebih baik terkubur dalam - dalam
Akupun terperanjat dengan semua kebusukan
Rayuan sang iblis merasukkan diriku
Andai semua tersenyum ikhlas mungkin kan lebih baik
Harga yang mahal mungkin tak lagi dibayar
Aku kan tersenyum untuk mereka
Pertama dan terkuat untuk semuanya

Pagi yang baru

Terbangun dalam tidur yang panjang
membelah pagi dengan merentangkan tangan
menelisik jendela untuk kedatangan sang surya
Melibatkan kedua bingkai yang tersenyum

Keindahan sinar yang jatuh di dadaku menghangatkan hatiku
Aku beranjak dari pesona malam yang terlewatkan
beranjak dari sebuah kekelaman tadi malam

Pagi ini aku mulai pagi yang baru
dengan sebuah kemenangan yang menanti
kemenangan yang terus berganti..

untuk mencapai keindahan...

Sabtu, 21 November 2009

Kata yang busuk !!!

Kata itu yang membekas dalam hatiku
Kata itu yang menorehkan kebencian dan dendam
Kata yang lugu tapi menusuk ke jantungku
Kata itu memuakkan semua pikiranku

Aku tak akan mengatakan jika itu seandainya
dan aku tak menginginkan jika waktu kan kembali ke masa lalu
aku terlalu muak dengan katamu itu
Berkata hebat dalam kebusukan
Sembunyi dan enggan keluar
Apa yang kau katakan seolah - olah kuat tapi kau sembunyi dalam gelap
Aku tau kau dapat melihatku, apa karena ada sebuah belenggu bodoh itu??
Apa karena ada sebuah pemikiran busukmu itu??

Sorry teman aku berkata kasar padamu
Sorry teman jika itu keluar kepadamu
Karena semua yang aku perjuangkan tlah berubah jadi kebencianku
Mulutmu itu berkata indah dengan kebaikan
tapi lakumu tertutup dengan sebuah rahasia besar

Teman aku tak tahu apa yang membuatmu begitu
Aku tak mengerti apa yang membuatmu bersembunyi
Teman jujur aku tak suka itu
Bersembunyi dalam gelap yang memuakan

Waktu yang lama membuat buah yang seharusnya manis telah membusuk dan tak lagi berarti
Teman terserah padamu jika kau akan hidup dalam kesendirianmu
dan menghilang dariku itu tak apa, tapi maap kau pasti akan melihatku
berbeda dari hari yang dulu kau tahu
Aku akan berbeda dari hari dimana kau membenciku
Aku akan berbeda dari hari diaman kau melupakanku

Aku akan berbeda dari hari dimana keputusanmu itu....maaf teman

Adhinda

Dia terlena dengan sebuah kenangan yang kosong
Dia tergeletak dalam alunan kesedihan
Namun dalam jenuhnya itu dia akan melupakannya
Dalam kenangan hitam dia kembali bangkit

Kenangannya membuatnya bertahan
Dia kuat dengan sebelah hati dalam kebusukan
Dia tak bisa berjalan tanpa tongkat
Dia hanya perlu teman tuk memapahnya

Dia teman yang terlewatkan
Aku menyukainya.....

Ungkapanku

Kelam ini mataku terbuka
Keindahan itu aku menangis
Semuanya terbalik dalam hatiku
Aku tak mengerti jika aku harus meneruskan langkah ini
Ketika duri mati itu menepiskan keindahan

Aku masih terlipat rasa malu
Malu untuk mengungkapkan rasa ini padamu
Rasa yang aku pendam begitu lama

Rasa ini terlalu dalam dan terus bergejolak
dia ingin keluar dengan keindahanmu
Keidahan itu tak pernah sulit

Aku tak mengerti

Aku ini hanya sebuah kenangan yang terbuang
Dengan sebuah kepiluan yang membusuk
Harapan yang dulu tinggi sekarang jatuh tanpa arti
Ingin hatiku memetikmu dalam sebuah bingkai mimpi
Namun semua itu terasa tak mungkin
Dengan kecacatan yang aku derita
Aku hanya bisa memandangmu dalam kesepian

Rasa ini membuatku tersiksa

Hanya saja rasa ini seolah membungkusku dalam kepenatan
Angan ini semuanya terasa indah hanya dalam angan
Ruang gerakku semakin tersudut ketika aku didekatmu
Aku hanya ingin melihat senyummu itu
Hanya itu yang ingin aku lihat dalam binar wajahmu
Aku ingin engkau menggenggam tanganku
Perasaan ini tertuju padamu.....

Anjing

Hai njing,keluarkan lidahmu itu agar aku tau sebersih apa lidahmu
Njing aq membawa sebuah belati untuk kau jilat karena aq tak punya pengasah
Njing apakah lidahmu busuk??? karena kau tterus menjilat
Njing engkau memang penjilat tapi dirimu tak suka dijilat

Njing pernahkah kamu mendengar namamu dipanggil dengan keras
Anjing..anjing...anjing,tapi kenapa kamu diam ???
engkau bodoh atau engkau bukan anjing???
Mungkin nama yang pantas buatmu kadal
Karena kmu tak menyahut ketika orang mengatakan Anjing
Njing kamu itu terkenal sampai - sampai namamu tersohor dipelosok negriku
Njing kamu bukan manusia yang terkenal karena tampan
Bukan terkenal karena korupsi
bukan terkenal kerena kamu keji
Tapi kamu terkenal karena mereka tak mengenalmu

Njing blatiku tak setajam namamu yang mampu membunuh sesamaku
Njing belatiku mampu kamu patahkan dengan namamu
Njing namamu itu sungguh hebat membuat sekelompok orang berkucur darah
Njing siapa yang memberi namamu???

Njing taukah arti namamu itu??
Apakah kamu tidak memprotes namamu itu??
agar kamu dapat mendapat perkataan yang pas...bukan

Anjing......anjing....anjing

Jumat, 12 Juni 2009

Stangkup rasa

Tak banyak yang dapat aku berikan
Setangkup rasa baru ini akan aku persembahkan
Rasa tangkup yang merasuk masuk dalam nadiku dan menjejali hati
Merejam dan menekan untuk kata hati

Setangkup rasa ini untuk kalian tanpa ada potongan keceriaan
Menelan semua kepedihan yang akan aku lakukan
Teman ini sebuah keindahan yang dalam
Dengan keindahan untuk kalian

Teman tak bermaksud untuk kata-kata cengeng
Dan tak bermaksud tuk kata-kata rayu
ini sebuah isi hatiku
Yang tak ingin berpisah dari kalian

Teman kalian teman terbaikku
aku ingin melihat senyum kalian
teman masihkah aku dapat teman sebaik kalian??

Teman lamaku

Detik waktu yang berjalan semakin menuakan usiaku
Menenggelamkan semua kenangan yang tercipta dimasa lalu
Dengan keadaan yang terus mencekik leher dan menekan dadaku
Aku coba melempar semua impianku dan berharap mendapatkanya kembali

Sebuah alur crita ini terus berputar dengan sebuah keegoan yang dalam
Keegoan yang semakin menjadi dan semakin membuatku terdiam
Aku merasa lelah dengan sebuah cerita kebohongan terus aku pendam
Akuu ingin bebas dengan sebuah kemenangan dalam hati

Sekarang aku masih melihat sebuah impian yang datang
Mengindahkan tidurku yang mendulang
Aku tak mencoba untuk menghilang dan menggalang
Aku hanya akan memberikan yang akan aku lakukan untuk mereka

Rabu, 20 Mei 2009

menyerah

aku terlempar dari mimpiku
aku terjatuh dari langkahku
ersayat dalam jebakan duri
Aku menangis dalam gelap malam yang menyesakkan jiwa

aku ingin tertidur dalam keadaan kosong
Jiwa ini terluka dan mata ini tertutup kekosonga
Aku ingin menanyakannya kepada malaikat
yang akan turun nanti malam dengan sebuah keindahan
Semua itu hanya kebohongan yang terlindas kejujuran

Bukan duniaku

Aku tak merasa ini batuan yang aku pijak berdiri tegar
Ini bukan rumput yang aku diami tuk tidurku yang panjang
Ini mungkin hanya sebuah karpet yang tak bertema
Ini hanya kemunafikan yang terbungkus tawa kepalsuan

Engkau dulu aku puju sebagai penyelamatku
Tapi kenapa engkau pergi meninggalkan aku?
Aku berharap kau kembali padaku

Ini bukan duniamu dan juga bukan duniaku
Ini hanya dunia yang penuh dengan keegoan
keegoan yang tidak dapat aku hilangkan

Teman pergilah kesana keduniamu
kedunia yang dapat memberimu ketenangan dan kebahagiaan
aku akan tetap disini walau mungkin ini bukan duniaku

Entah

Keindahan itu hilang bersama dengan sebuah harapan yang lahir dari sebuah mimpi
Keindahan itu sebuah kehampaanyang mati bagai kekosongan yang terbuang
Hai teman aku disini merenung sebuah perkaran kejelasan
aku disini masih menginginkan kematian yang akan membawaku
ke jurang pemisah dunia bawah dan dunia atas

Teman entah semua yang akan aku pikirkan ini hanya sebuah kebohongan
Karena jiwa ini akan semakin tua
Jiwa ini semakin tua untuk melakukan harapan

Semua akan berakhir dengan tepian yang memudar
semua akn hilang akan terhapus dari ingatan laluku
Entah semua ini akan baik-baik saja atau akan semakin rumit untuk aku mengrti
Kebijakan-Nya tak bisa aku baca

Sebelum aku dan engkau hilang
Sebelum aku dan engkau terbang
bisakah engkau mengecup bibirku?agar aku dapat merasakan keindahan?
Sebelum aku berpisah denganmu dapatkah engkau memeluku tuk teralkhir kali?
Ini sebuah iwa yang mati hanya ingin terobati akan sebuah mimpi....

mimpi yang abadi

Senin, 11 Mei 2009

Aku merindukannya..

Teman aku katakan padamu bahwa tulisan ni bukan untuk mimpi burukmu yang menangis dalam gelap.
Kata-kata ini juga bukan rayuan untuk menenangkan jiwamu yang trinjak.
Lisan ini hanya untukmu yang berada jauh dari sebelah jiwaku.
Dari untain kataku ini adalah jerit hatiku yang harus kau indahkan.
Aku merintih dalam sakit kerinduan tanpa waktu.
Aku terluka karna detak suara jiwamu tak lagi berbisik pada hatiku.
Teman tolong carikan jiwaku yang hilang karna topan.
Teman carikan nafasku yang tenggelam dalam mimpi.
Teman tolong carikan Dia dan bawa kepadaku.
Teman aku merindukannya dan aku menginginkannya.Aku...aku...aku.sangat merindukannya.

Sabtu, 09 Mei 2009

Hati kecilku

Ketentraman ini tak aku dapat dari tidur yang mati
Ketenangan ini tak aku dapat dari sebuah dongeng yang aku dengar darinya
Keindahan ini aku dapat dari kata-katanya yang membiusku
aku terlupa dunia dengan sebuah percikan naluri
Aku hampir mati karena keegoannya yang sangat tajam
Aku ingin dia kembali padaku dengan sebuah senyuman yang indah
aku merindunya dengan sebuah hati yang luka
aku menyayanginya dengan sebuah mimpi untuk dirinya
Aku tak akan melupakannya
akrena dirinya terindah bagiku dan hati kecilku

Ras Politik

Berteriak kencang dengan sebuah kata yang mereka anggap mereka sebagai kemenangan
Berjalan tegap sebagai sandaran yang mereka anggap pangkat
Tapi mereka merangkak dalam duri kejujuran yang menyayat

Mereka memanjangkan tangan dengan anggapan mendapatkan kemaunnya
Mereka menyikut untuk menjatuhkan orang di samping mereka

Ras politik lagi merebah di negri ini
Mereka selalu berteriak untuk menang
mereka berteriak untuk maju dan berkomitmen untuk maju


Ras politik yang terjepit antara kedua kekuasaan akan mati dalam satu kedukaan
Mereka akan gagal karena taktik yang mengendur
Keputusaan dan kegegelan terus membayangi mereka

Ras politik adalah budak pemikiran mereka yang mengindhakan pemikiran tanpa henti
Yang terhebat dan yang terkuat untuk berkuasa

Kamis, 07 Mei 2009

Kekesalan

Hai...kau berdirilah dari situ
Hai..kau dengarkan aku
Dengarkan aku tuk berbicara padamu
Aku muak dengan mukamu
Yang selalu membuatku ngilu dan malu
Hey..tampangmu mengejekku
menghina keadaanku yang dulu
Hei...tetap berdiri disitu aku masih berbicara denganmu
Engkau itu seperti ******* yang membunyikan pantatku
lebih baik kau menyingkir dari situ
karena sebelahmu itu kekasihku
Persetan dengan kesombonganku
Aku hanya muak padamu yang bau seperti pantatku
Hai..kau pergi jauh dari hadapanku
Pergi dengan pikulan yang menjijikan itu

(Agak kasar)

Rumus

Saat aku melihat wajahmu denyut jantungku berdetak kencang
Dan tiap detaknya membuatku merasakan arus listrik yang membelitku
Tak ada hambatan atau resistansi yang menghalangi tegangan rasa ini

Gayamu yang melekat membautku semakin menekan hasrat tuk memilikimu
Luasnya penampang hatiku yang terpotong masa jenis cintamu meningkatkan dayaku
Elektron-elektron cinta ini semakin berputar cepat melebihi rumus energi yang pernah ada
Aku sepertinya tak mulai mengerti karena ini tidak ada kabel yang menghubungkan kita
Ataukah ini rasa dengan serat optik???

Lilitan kumparan-kumparan cintaku meningkatkan kapasitas hatiku untuk menampung sayangmu
Sumber arus cintaku bebas dan mengalir tanpa teori apapun dalam fisika

Anty jika saja rasa ini aku bisa menerangkan semudah menjabarkan rumus fisika
Maka akan aku buatkan rumus-rumus hatiku untukmu
Tapi sayang Medan cinta ini tak sama dengan medan magnet
Gaya tarik rasa ini tak sama dengan dua gaya atom yang akan berikatan

Anty jika kamu tau tentang ini makan aku ingin membuat rumus ini
dan akan aku pelajari cara menemukanmu.

Mimpi yang terlelap

Sebuah karya yang terindah itu tercipta dari-Nya
Menggengam sebuah kebijakan saat aku menangis
Membuang bimbang dalam sebatang keasaan
Mengucurkan kepedihan yang tak terurai
Mimpi di depan sana dulu aku lihat jelas
Mimpi di depan sana dulu aku yakin mendapatkannya

Sekarang mimpi di depan sana mengembun dan berkabut
Mimpi itu samar untuk dan menjadi sebuah ketiadaan
Aku kembali terpuruk dan kehilangan arah
Mataku buta dan hatiku lumpuh
semua semangatku tak terlihat
Aku terdiam dengan merangkup jiwaku

Aku coba menahan tiupan cobaan
dengan harapan aku akan selamat
Aku tak bergerak karna terkunci pikiran yang mati
Sampai sekarang aku tak mengerti akan sebuah arti ini
Aku masih tak mengerti kejadian ini

Ketika sebuah kebijakan-Nya aku masih tetap disini
Disini menunggu sebuah kebenaran dan keindahan-Nya
Aku...aku....aaku


aku ingin terbangun lagi....
Aku ingin melihat impianku lagi
Aku ingin mendapatkanya lagi
Sebuah kemenangan dengan hati
Aku ingin...aku menginginkannya



Aku akan bangkit...bangkit...dan bangkit
Bangkit untuk keadaan terbaikku.
Terbaik bagi diriku

Merayap

Malam ini entah apa yang terjadi padaku
Sebelah jiwaku merintih merindukanmu
Terpecah gelap malam tak tercerah akan kehadiranmu
Dalam hiasan yang tak berujung aku tetap terusik bayangmu
Aku mencoba menjauh asa yang terbuat dari topeng cintamu

Keindahanmu tertutup batu kecil yang terselip di hatiku dan menggoresnya
Memaparkan kehitaman dan kemuraman dalam sela waktuku
Aku mencoba berlakukan setiap waktu hanya untuk melupakanmu
Namun sendi ingatanku telah patah
Terpisah dengan kebencian yang tercabik
Menimbulkan kesiaan rongga kecewaan yang tersontak dalam imajinasiku

Sebuah harapan baru pernah aku tanamkan untuk kata terakhir
Yang menenangkan kedamaian dalam gelap dan dalam palung keegoan
....Sebagai pidar cahaya yang termasak dalam kejenuhan cinta
Aku merayap dalam kebencian dan kebimbangan sebagai tannya kebenaran cinta

Tahukah engkau? harapan telah di atas kepalaku yang siap mengatarku dalam kematian cinta?
Tahukah engkau? Sebelah isi keberanianku padam karena kegelapan yang begitu pekat?
Tahukah engkau? keinginan tuk memilikimu berubah menjadi lilin yang siap padam?
Dan tahukah engkau aku sangat menginginkanmu? aku mencintaimu......


(21 januari 2009 by: Happy A (HN) Post in Blog's 22 januari 2009)

Mendapatkanmu kembali

Kini hati ini semakin perih
Karena aku tak dapat melupakanmu
Hati ini semakin sepi
Karena kau tak lagi disisiku

Aku mengingatmu sebagai cintaku
Yang dulu pernah bersamaku
Semua itu telah tinggal masa lalu
Aku tak tahu engkau bukan lagi milikku

Rasa hatiku selalu mengingatmu
Tapi entah hatimu itu masih milikku
Aku coba melupakanmu
Melupakan bayang-bayang dirimu
tapi semua hanya palsu

Hari-hari ini tanpamu
Tanpa belaian cintamu
Bersamamu tak sesalkan hidupku
Aku tak lagi mendapatkan cintamu

Aku membiarkanmu melupakanku
namun hatiku tak merelakanmu
Untuk pergi dari hadapanku
Aku inginkanmu kembali padaku

Aku tak bisa melupakanmu
Aku tak bisa menghapus sepercik kenanganmu
Aku...aku akan menunggu
Menunggu mendapatkanmu kembali....

Anti part 3

Anty sejak dulu aku menyukaimu
Anty sejak dulu aku memperhatikanmu
Anty sejak dulu aku memendam perasaan ini padamu

Dan sejak dulu aku tak mampu melupakanmu
Anty aku terus bermimpi untuk bersamamu
Aku terus berharap padamu
walau kadang harapan itu membuatku sakit

Anty aku sungguh tak tahu dengan perasaanku
Aku tak ingin terus termenung memikirkanmu
Jika saja aku bisa membuktikan semua itu
Maukah engkau menikah denganku??

Anty perasaanku terlalu lemah
Aku lemah tanpa kedekatanmu
Anty aku tak pernah mendengar dan melihatmu
tapi aku menginginkanmu

Anty aku ingin mengenalmu
Anty aku ingin berbagi cerita denganmu

Haaaah,Semakin aku berharap padamu
Semakin tak mungkin untuk memilikimu
Anty seandainya engkau menginginkanku

Seandainya engkau menginginkan bukti cintaku...
Aku akan membuktikannya...segumpal darahku sampai mati.

Anti part 2

Hujan masih menyelimuti hari-hariku
Air tetesan masih terus membungkam perasaanku
Aku hanya bisa merenung dan mengingatmu
Karna aku hanya pecundang bagimu

Aku disini merindukanmu
Merindukan jiwamu yang elok itu
Khayalanku ini hanya sederhana batu
sesederhana aku menginginkan sebuah waktu

Tak bisa aku memahami sebuah rasaku
Seandainya engkau tau bahwa aku menginginkanmu
Menginginkanmu seutuhnya untuk ketenangan jiwaku
Ya...aku menyukaimu
Aku terus berharap bersamamu apakah engkau tau itu??

Seandainya aku diciptakan untukmu
Kulindungi engkau sebagai seorang kekasihku
Kuhargai engkau sebagai seorang wanitaku
Kuhormati sebagai seorang perempuanku
Dan aku tempatkan di hatiku sebagai keindahan cintamu

Tapi sepertinya jauh itu memang menyulitkan
Menyulitkan aku untuk menemui keadaanku
Aku tak lemah tapi memang tak mampu lagi berdiri
Aku telah mati dan jiwaku tlah hancur

Bagaimana aku memilikimu???
Bagaimana aku mencintaimu???
Bagaimana aku melindungimu??


Bagaimana engkau percaya padaku?????

Anti

Ketika ini aku masih mencoba menunggumu
Aku masih berharap padamu untuk temanni aku
Walau semua itu terasa kosong aku tetap disini
Menanti ketenangan hati tanpa sebuah tepi

Anti aku tak mengerti dengan semua ini
Aku tak mengerti dengan keadaanku ini
Aku merasakan rasa hati yang sepi
Perasaan ini seolah ingin mati

Anti aku ingin mendekapmu dalam sepi
Tapi semua itu hanya mimpi
Ragaku kini tak mampu berdiri
Jiwaku terbakar mimpi

Anti kepercayaanku ini hanya imaginasi
Yang mungkin akan hilang bersama waktu ini
Anti seandainya aku dapat menggerakkan jari
aku ingin duduk disampingmu tuk melihatmu

Ya...aku hanya pemimpi karna aku tak mampu lagi
Ya...aku hanya sebuah pecundang sejati
Ya...aku tak berarti karena aku tak mengerti
Anti,jika satu kesempatan itu datang kau pasti ku miliki

Senin, 23 Maret 2009

Kehidupan

Hidup bukan waktu yang indah jika kau hanya bisa meratapi
Hidup tak akan semakin indah jika kau hanya terdiam
Teman aku bukan sebuah keindahan yang terbaik
Aku juga bukan sebuah kenangan yang terbungkus dengan cinta

Teman bilik hati yang terbuat dari kekosongan mimpi ini akan berubah
Bilik itu akan menjadi ruang kemunafikan dan keegoisan
Teman memang hidupku tak seindah kehidupanmu tapi

Kehidupanku akan berubah lebih baik darimu
kehidupanku adalah miliku bukan milikmu


Kehidupan yang akan aku harapkan sampai aku



sampai aku melihat-Nya

Hanya sebuah pertanyaan

Bukan sebuah kebijakan ataupun sebuah kebiasaan aku mencintaimu
Ini hanya sebuah pernyataan yang akan aku ungkapkan
Sepercik gemuruh rasa gelisah ini terus mambayangi dan selalu ingin memilikimu
Dalam gelapku bergerak dan dalam syaduku melamun aku masih tercipta untukmu

Sekejap aku menelan rinduku yang tak terbalas
Amarah mencoba memmuncak namun sebuah kasih menahannya di tenggorokan
Ini bukan sebuah lantunan yang akan mati dalam kepedihan namun akan hidup dalam angan


Aku merasakan kesepian dan kebosanan jika saja terus menggelikan
Sebuah syarat yang terus membayangiku dan terus merasuki kebodohan
Aku tak menginginkan sebagai elang yang akan bebas dengan sayapnya
akau hanya sebuah siput yang sangat lambat dan lemah..

aku akan bebas tanpa sayapnya dan akan berenang tanpa insang
Aku melebihkan harapan padamu dan akan menjalankan mimpi ini

Jumat, 13 Maret 2009

Dari sms

"KSih SyNg yG sjTi aDLH sbUaH kEsBRan"
brni tRbang mEski tau akn jTuh.
brni mEncoBa mski tau aKn ggaL.
&
bRNi mncnTai mski tau aKn TrLuka..



Tp apakah luka itu kan membaik dlm bijak yg kosong?mungkin jika kematian waktu sbuah luka takkn membusuk.
Sebijak kata seindah cinta,keindahan nyata semu belaka



Luka tak membks tp luka it skt krn ranq yq kt cntai tak prnh mqhrqi skpn kt stia aplh art sbh cnt tnp ksh syq dr se2oranq krn tu akn mnjd lka yq trdlm


Aq tak peduli luka itu ada dan aq jg tak peduli jika semua fana.
Harapan akan ketidakmungkinan tuk berdiri takkn mmbawaku ke arti cinta.
Krna cinta tak berwrna



Tiada cnta dlm hdpmu tp da rs syq tuk seorg mqkn U tak pdl cnt tp U hrs tau bhw cnt yq tmbl dr ht kn akn kau brkn kpd seornq,jqn kau prnh tkt tuk lk krnKbhqnADa


Entahlah,tp saat ini aq bosan dgn cinta..

Dia

Pagi ini berjalan indah dengan hiasan sinar mentari
Aku coba bangun dari tidurku yang lelah akan mimpi
Pagi ini namamu masih ada di hatiku sebagai goresan-goresan keinginanku
Wajahmu tetap enggan pergi dari pikiranku yang semakin terbius kasihmu
Aku coba berpaling pada keindahan di ujung hati
Aku coba mematikan rasa ini
Aku bimbang dengan mimpi ini

Jika kelak pagi tak datang aku ingin tetap tidur dan bermimpi bersamamu
Aku tak peduli jika itu hanya mimpi
Tapi aku ingin terjadi untuk hati
Jika saja aku mampu memilikimu tak akan terjadi kebencian hati
Jika saja kamu mengerti aku tak akan menyepi
Waktu kan berganti dalam lamunan hati yang menyelimuti
Aku kan menemuimu kelak jika engkau menerima hati ini
Karna engkau....ini

Selasa, 03 Maret 2009

Kehilangan Mereka

Hilang..mereka hilang di tengah pandangku.
Hilang..mereka hilang dalam kelamnya hatiku.
Hilang..mereka hilang dari suaraku yang bergema.
Mereka tak tertinggal dan tak meninggalkan.
Hanya sebuah titik keharuman yang bersisa dari buih-buih kesombongan.
Mereka hilang tanpa iringan sinar surga yang membalutku.
Mereka hilang dalam dekapanku yang memuakan.
Takku tatap kedamaian mereka yang berhamburan tak terbayang.
Mungkin jika kelak aku terpasang mahkota kebenaran mereka akan aku dapatkan.

Kini hatiku dipenuhi luka,pikiranku di penuhi mereka,gengamanku di penuhi keraguan yang ku taruh di dadaku dan semua hilang oleh waktu,ak tetap brusaha untuk tegar karna jiwa memberiku sesuatu untuk kutulis dalam hatiku membriku pandangan untuk mengingat kringat dan jeripayahku yang telah kuperjuangkan di masalalu...Mereka hilang terinjak waktu dan terkubur keegoanku.

Kehilangan Mereka

Hilang..mereka hilang di tengah pandangku.
Hilang..mereka hilang dalam kelamnya hatiku.
Hilang..mereka hilang dari suaraku yang bergema.
Mereka tak tertinggal dan tak meninggalkan.
Hanya sebuah titik keharuman yang bersisa dari buih-buih kesombongan.
Mereka hilang tanpa iringan sinar surga yang membalutku.
Mereka hilang dalam dekapanku yang memuakan.
Takku tatap kedamaian mereka yang berhamburan tak terbayang.
Mungkin jika kelak aku terpasang mahkota kebenaran mereka akan aku dapatkan.

Kini hatiku dipenuhi luka,pikiranku di penuhi mereka,gengamanku di penuhi keraguan yang ku taruh di dadaku dan semua hilang oleh waktu,ak tetap brusaha untuk tegar karna jiwa memberiku sesuatu untuk kutulis dalam hatiku membriku pandangan untuk mengingat kringat dan jeripayahku yang telah kuperjuangkan di masalalu...Mereka hilang terinjak waktu dan terkubur keegoanku.

Kamis, 12 Februari 2009

...

I give no damn whether you care about me or not,concern,to be mean,or even hate me.All i do know is to always stood by u whenever you're feeling blue..


When the sun is rise,i'm standing right there.When the sun shines its ray,i'm begin to move.And when the sun is set,i was no longer there.The place where i might belong,is only where you're at.And i hope you will leave our place to set sail in my place,which is my heart...

I'm sorry if you can't love me the way you loved the one before me..so i'll let you go to find him and hope someday you'll see that the one true love you'r looking for,was the one who set you free..
One day,she told me to stay away off her heart.The next day,she told me to stand up and go away off her mind.She might told me to go there or else,but there's one thing she should know.Even though my body isn't there with her,my soul and mind will be always be hers...

(by Ajix D.B)

Selasa, 10 Februari 2009

Putus Asa

Masih engkau membuang semua mimpi-mimpiku.
Engkau hentikan naluri kecintaanku padamu.
Tak terasa adil yang aku rasakan pada dirimu dan dirinya.
Perih hati tertindas keegoisan kalian sampai hancur semangatku.
Tolong,katakan kebodohanku yang berharap cinta kalian.
Tolong katakan kebencian kalian tentang keburukanku.
Aku bukanlah hal tersempurna dan bukan keabadian yang agung.
Aku hanya secuil tanah hitam yang terinjak dengan langkah kalian.
Aku terpuruk dan terus memendamkan kebodohanku.
Aku seolah benci pada beberapa langkah kalian.
Jika Tuhan menginginkan aku mati dan tiba waktuku.
Aku relakan semua waktu ini.
Karna waktu ini aku telah lelah dan tak sanggup lagi berdiri.

Rahasia yang tak terungkap

Saat gelap tak satupun benda yang dapat aku lihat.
Aku coba meraba untuk menyentuh sebuah keindahan.
Aku melebarkan tangan berharap menerima keajaiban.
Hari itu sungguh gelap dan tak ada kejelasan panorama.
Aku tarik tanganku dengan pemikiran mendapatkan keindahan.
Hitam pekat tak bercahaya memojokkanku dalam singgahsana.
Aku masih mencoba tersenyum dalam gelap walau aku tau engkau tak akan melihatku.
Rasaku ingin tahu di balik sebuah warna kebijaksanaan ini.
Tapi penasaran ini indah untuk membuka apa yg ada dalam hatiku.
Penasaran ini membuka harapan terbang ke hadapanmu...

Rahasia yang tak terungkap

Saat gelap tak satupun benda yang dapat aku lihat.
Aku coba meraba untuk menyentuh sebuah keindahan.
Aku melebarkan tangan berharap menerima keajaiban.
Hari itu sungguh gelap dan tak ada kejelasan panorama.
Aku tarik tanganku dengan pemikiran mendapatkan keindahan.
Hitam pekat tak bercahaya memojokkanku dalam singgahsana.
Aku masih mencoba tersenyum dalam gelap walau aku tau engkau tak akan melihatku.
Rasaku ingin tahu di balik sebuah warna kebijaksanaan ini.
Tapi penasaran ini indah untuk membuka apa yg ada dalam hatiku.
Penasaran ini membuka harapan terbang ke hadapanmu...

Senin, 09 Februari 2009

Keadaanku

Terbenam malam karna lelah dan terkubur dalam karna kebodohan.
Seuntai harapan untuk berubah begitu sulit terlihat kenyataan.
Aku dulu dan sekarang tak ada wujud baru yang memutihkan jiwaku.
Tuhan,aku masih hitam dengan kemunafikan yang tertimbun api kemurkaan-Mu.
Tuhan,aku harapkan kemudahan perubahan dijalanmu sebagai ketenangan jiwa.
Tuhan,aku menginginkan kemulian-Mu menuntunku tuk jalan kebenaran.

Rabu, 04 Februari 2009

Rinduku yang tersayat

Anty,engkau pesona malam yang terkurai sampai mimpi berbuih kerinduan.
Anty,engkau bukan pidadari yang terbungkus cinta dengan pedaran keagungannya.
Anty,aku melihat jalan jiwa yang terbakar keindahan surgawi dalam khayalku.
Seringkali aku terhirup kegembiraan dari bilik hatiku yang kosong dan menyentuh jantungku.
Segumpal darahku menghiasi rajutan nadi-nadi sebagai kemuliaan.
Anty,kadang hatiku tersaput kepedihan saat engkau mengantarkan aku ke depan pintu ruang dan waktu.
Pelannya hidup kurasakan tersentak dalam pijakan kaca yang menembus kulitku.
Aku percaya pada kasih sayang dari torehan kata yang terangkai dan kearifan.
Anty,tapi semua itu masih tak dapat aku jelaskan dari jendela hatiku paling dalam.
Begitu banyak ketepatan cinta dengan kebijakannya.
Anty,selama datang waktuku untuk memelukmu aku inginkan senyum dibalik wajahmu.
Suatu hari aku akan menggenggam erat tanganmu dan tak akan aku biarkan terlepas.
Anty,tapi aku hanyalah biji yang terendam kebodohan sebagai simbol hidup yang mendingin.
Anty,engkau bergema sebagain ciuman dari kegembiraan hatiku..Kegembiraan yang hanya tercipta dari mimpi dan khayalanku...(HN : 20 Oktober 2008)

Jumat, 16 Januari 2009

Entah pertanyaan apa

Malam ini sakit terbawa dalam lantunan kesepian yang mulai menerjang
Aku terkulai lemah dan tetap mengadah keindahan dirinya
Aku ingin menangis dalam peluknya dan tidur dipangkuannya
Dia sungguh membuatku mabuk dalam cinta sedamai mimpi keindahan
A...seandainya aku tetap melihatmu dalam dekapan ini sebagai curahan gelisahku
Kau binar bintang yang menghias malam sepiku dengan nyanyian senyum hatimu
A...ku ingin kau sambut dalam rasamu dan menenggelamkan kegelisahan ini
Tapi engkau masih dalam mimpi dan hanya melekat dalam ingatanku
Engkau tak nyata tapi hati seakan mati dan surut karna waktu
Aku terus bertanya tentang hati dan suara kegelisahanku.
Entah ini cinta atau hanya sebuah angin kesejukan dengan bilah-bilah sayatan mengeringkan sukmaku.