Malam ini entah apa yang terjadi padaku
Sebelah jiwaku merintih merindukanmu
Terpecah gelap malam tak tercerah akan kehadiranmu
Dalam hiasan yang tak berujung aku tetap terusik bayangmu
Aku mencoba menjauh asa yang terbuat dari topeng cintamu
Keindahanmu tertutup batu kecil yang terselip di hatiku dan menggoresnya
Memaparkan kehitaman dan kemuraman dalam sela waktuku
Aku mencoba berlakukan setiap waktu hanya untuk melupakanmu
Namun sendi ingatanku telah patah
Terpisah dengan kebencian yang tercabik
Menimbulkan kesiaan rongga kecewaan yang tersontak dalam imajinasiku
Sebuah harapan baru pernah aku tanamkan untuk kata terakhir
Yang menenangkan kedamaian dalam gelap dan dalam palung keegoan
....Sebagai pidar cahaya yang termasak dalam kejenuhan cinta
Aku merayap dalam kebencian dan kebimbangan sebagai tannya kebenaran cinta
Tahukah engkau? harapan telah di atas kepalaku yang siap mengatarku dalam kematian cinta?
Tahukah engkau? Sebelah isi keberanianku padam karena kegelapan yang begitu pekat?
Tahukah engkau? keinginan tuk memilikimu berubah menjadi lilin yang siap padam?
Dan tahukah engkau aku sangat menginginkanmu? aku mencintaimu......
(21 januari 2009 by: Happy A (HN) Post in Blog's 22 januari 2009)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar