Jika waktu yang telah hilang itu kembali
Kata terindah akan memecahkan keheningan ini
Tapi jika waktu tak lagi kembali aq tetap begini
Dimana semua telah termaki oleh rasa benci
Hatiku mulai menjadi beku karena semua tlah terbang
Rasaku ini telah luntur karena ketentraman terusik
Oleh benang yang menenggelamkan mimpi dan khayalanku
Aku lelah karena perumpamaan yang terikat tinggi
Rasa kesombongan dan keangkuhan mungkin tak lagi tersingkir
Dengan keindahan yang terlihat dihatiku
Jika engkau tanyakan tentang laku dengan kebisuan
Akan ada pemahaman tentang kejujuran dan kebohongan
Aku tak akan aku berikan sebongkah luka ini
Karena ini hanya kesiaan belaka yang jauh
Tapi pandangan matamu tetap menerpaku dengan kenjangan
Sampai dimana jika langkah ku itu tergelatak mati?
Selasa, 04 Mei 2010
Sejengkal saja
Sebenarnya aku tak ingin merangkai kata-kata tuk kedua kali
Menutupi keindahan hati dari cengkraman duri dan imajinasi
Dia telah pergi dari sisi dan tak akan aku harap kembali
Katamu itu telah mati dengan rasa sakit yang terus menghantui
Lihat ketika naungan kebencian melewati kemunculanku
Lihat ketika bisikan kemunafikan menelantarkan kesombonganmu
Ya, jika kau pandang matanya menggetarkan semua pelupukku
Tak akan yang akan aku hadirkan untukmu dan semua mimpimu
Jika dalam hatiku menceritakkanku dan semua kelemahanku
Maka katakan saja semua yang ada dalam benakmu
Tak usahlah kamu menyimpan sejengkal keasaan dalam kemunafikan
Namun jika dalam hatimu kau mendustaiku buang saja tongkat itu
sebagai petunjuk kematian yang akan datang padaku...sejengkal saja
Menutupi keindahan hati dari cengkraman duri dan imajinasi
Dia telah pergi dari sisi dan tak akan aku harap kembali
Katamu itu telah mati dengan rasa sakit yang terus menghantui
Lihat ketika naungan kebencian melewati kemunculanku
Lihat ketika bisikan kemunafikan menelantarkan kesombonganmu
Ya, jika kau pandang matanya menggetarkan semua pelupukku
Tak akan yang akan aku hadirkan untukmu dan semua mimpimu
Jika dalam hatiku menceritakkanku dan semua kelemahanku
Maka katakan saja semua yang ada dalam benakmu
Tak usahlah kamu menyimpan sejengkal keasaan dalam kemunafikan
Namun jika dalam hatimu kau mendustaiku buang saja tongkat itu
sebagai petunjuk kematian yang akan datang padaku...sejengkal saja
Senin, 03 Mei 2010
Menunggunya
Jika waktu yang sebenarnya tak lagi terekam dan tak lagi terbual
Dia dan jiwanya akan tetap terbang mengelilingku
Dan raganya akan menghangatkan semua kebekuan hatiku
Tapi sebuah kata yang lalu terpendam terlalu dalam
Sehingga dia tak lagi aku temukan di dasar hatiku yang kelam
Dia bukan kumpulan baris dawai dan juga bukan lintas mimpi
Dia hanya seorang peri dalam ingatanku yang mewarnai hati
Gerak langkahnya yang anggun menorehkan sebelah jiwa kesedihan
Hanya percikan air cinta yang sanggup aku katakan tanpa keindahan
Aku mencarinya dalam sudut mata sampai ke titik buta
Tapi hanya segaris detak jiwa yang melewati keningku
Garis itu melihatkan isi hatiku sampai dia pergi
Laguku bergejolak tuk mati dan bergemuruh tuk lenyap
Ruang kekosongan kembali tercipta dalam kesukaran
Cinta dan amarah bergolak menjadi perdu asam
Dan sebuahnya hatiku kembali tuk beku...
Dia dan jiwanya akan tetap terbang mengelilingku
Dan raganya akan menghangatkan semua kebekuan hatiku
Tapi sebuah kata yang lalu terpendam terlalu dalam
Sehingga dia tak lagi aku temukan di dasar hatiku yang kelam
Dia bukan kumpulan baris dawai dan juga bukan lintas mimpi
Dia hanya seorang peri dalam ingatanku yang mewarnai hati
Gerak langkahnya yang anggun menorehkan sebelah jiwa kesedihan
Hanya percikan air cinta yang sanggup aku katakan tanpa keindahan
Aku mencarinya dalam sudut mata sampai ke titik buta
Tapi hanya segaris detak jiwa yang melewati keningku
Garis itu melihatkan isi hatiku sampai dia pergi
Laguku bergejolak tuk mati dan bergemuruh tuk lenyap
Ruang kekosongan kembali tercipta dalam kesukaran
Cinta dan amarah bergolak menjadi perdu asam
Dan sebuahnya hatiku kembali tuk beku...
Ingin sempurna
Aku itu tak sehebat dia
Dan aku pun tak seindah dia
Haragaku seolah terinjak dengan semua ego
Inginku yang tinggi tertikam kebencian dirimu
Dunia ini menjadi mati dengan semua keburaman
Aku hanya ingin berdiri tuk bersiap berjalan kembali
Rahasia langit mungkin tak akan pernah terungkap
Anganku pun mungkin akan tetap menjadi khyalan
Cerita yang aku siapkan akan terbakar kebusukan
Harapan semakin kecil dengan ketiadaan untuk mendapatkanmu
Memejamkan mata hati yang terkekang kerinduan
Aku ingin sempurna seperti dia
Haragaku akan semakin tinggi dalam hidup
Anganku akan terwujud dengan keringatku
Rahasia langit kan terkuak
Andai itu terjadi kan aku percikan kedamaian untukmu
Harapan yang mati akan aku hidupkan kembali
Pertama dan terakhir hanya untukmu
Dan aku pun tak seindah dia
Haragaku seolah terinjak dengan semua ego
Inginku yang tinggi tertikam kebencian dirimu
Dunia ini menjadi mati dengan semua keburaman
Aku hanya ingin berdiri tuk bersiap berjalan kembali
Rahasia langit mungkin tak akan pernah terungkap
Anganku pun mungkin akan tetap menjadi khyalan
Cerita yang aku siapkan akan terbakar kebusukan
Harapan semakin kecil dengan ketiadaan untuk mendapatkanmu
Memejamkan mata hati yang terkekang kerinduan
Aku ingin sempurna seperti dia
Haragaku akan semakin tinggi dalam hidup
Anganku akan terwujud dengan keringatku
Rahasia langit kan terkuak
Andai itu terjadi kan aku percikan kedamaian untukmu
Harapan yang mati akan aku hidupkan kembali
Pertama dan terakhir hanya untukmu
Sahabat atau bualan??
Aku itu tak sempurna jika harus mengajarkan persahabatan
Dan aku tak seindah yang kalian katakan dalam pertemanan
Hirupan setiap nafas yang kita keram mungkin hanya bualan
Indah yang kita cipta mungkin juga hanya rasa enggan
Namun semua itu kita hargai sebagi pertemanan
Darah yang kita tuang hanya bergumpal pekat di angan-angan
Andai kita temukan sebuah tujuan yang menentukan.......mungkin
Resapi saja semua kisah kita teman
Agar kita dapat menentukan persoalan yang mungkin terlupakan
Cinta, cita itu apakah kesungguhan dan pengorbanan yang berlainan??
Harapan tuk sebuah kebersamaan tidakkah kita wujudkan??
Menangis atau tertawakah kisah yang kita buat ini??
Ataukah kita menunggu salah satu pengorbanan dari teman??
Harapan yang melambung tinggi itu sangat sulit dilakukan
Akupun tak sanggup jika menggapainnya tanpa kalian
Rasakan saja semuanya dengan bilah pisau yang kita tekan
Andai kita dapat menyatukan sebuah kepedihan dan kesedihan
Harapan tuk menanyakan kesungguhan mungkin terjadi sangat dalam
Andai kita berkorban demi teman mungkin kita temui kebersamaan
Percaya atau tidak akan sesuatu yang kita bedakan ini???
Aku tak mungkin memberi sebagian dari diriku karena jiwaku berbeda dengan kalian
Tapi yang aku tahu persahabatan dan cinta, dua tangan selalu berdampingan
Untuk mendapatkan semua yang tak dapat diraih dalam kesendirian
Semua berkata antara kita tentang kemurahan hati tuk memberikan apa yang kalian butuhkan
lebih dari yang kalian butuhkan, tetapi memberiku apa yang lebih kau butuhkan
dari pada yang aku butuhkan mungkinkah itu.....
aku mengagumi kalian yang membuka pikirannya kepadaku, aku hormati kalian yang mengungkapkan impian
Tetapi aku tersipu bahkan sedikit malu dimuka kalian yang melayaniku
Jiwa kita bagai kertas dan tinta,
Dan jika bukan karena hitamnya kita sebagian kita akan bisu
Dan jika kita bukan karena putihnya kita sebagian kita akan buta
entahlah itu perumpamaan mungkin saja hal yang sangat kosong
semua itu mungin saja hanya bualan semata tentang sebuah ikatan
Jika aku terka tanpa aku reka semua akan hilang
Jika aku resapi tapak jejak kita telah terhapus sebagian
Haaah, sebuah kisah ini entah berakhir dimana
Dan aku pun tak mengerti kisah ini berawal dari mana
Teman tahukah kalian kisah kita dimulai darimana??
Ataukah kita hanya tahu kisah kita berakhir dimana??
Kecewa ataukah hanya sebuah bualan??dengan semua kepalsuan??
Dan aku tak seindah yang kalian katakan dalam pertemanan
Hirupan setiap nafas yang kita keram mungkin hanya bualan
Indah yang kita cipta mungkin juga hanya rasa enggan
Namun semua itu kita hargai sebagi pertemanan
Darah yang kita tuang hanya bergumpal pekat di angan-angan
Andai kita temukan sebuah tujuan yang menentukan.......mungkin
Resapi saja semua kisah kita teman
Agar kita dapat menentukan persoalan yang mungkin terlupakan
Cinta, cita itu apakah kesungguhan dan pengorbanan yang berlainan??
Harapan tuk sebuah kebersamaan tidakkah kita wujudkan??
Menangis atau tertawakah kisah yang kita buat ini??
Ataukah kita menunggu salah satu pengorbanan dari teman??
Harapan yang melambung tinggi itu sangat sulit dilakukan
Akupun tak sanggup jika menggapainnya tanpa kalian
Rasakan saja semuanya dengan bilah pisau yang kita tekan
Andai kita dapat menyatukan sebuah kepedihan dan kesedihan
Harapan tuk menanyakan kesungguhan mungkin terjadi sangat dalam
Andai kita berkorban demi teman mungkin kita temui kebersamaan
Percaya atau tidak akan sesuatu yang kita bedakan ini???
Aku tak mungkin memberi sebagian dari diriku karena jiwaku berbeda dengan kalian
Tapi yang aku tahu persahabatan dan cinta, dua tangan selalu berdampingan
Untuk mendapatkan semua yang tak dapat diraih dalam kesendirian
Semua berkata antara kita tentang kemurahan hati tuk memberikan apa yang kalian butuhkan
lebih dari yang kalian butuhkan, tetapi memberiku apa yang lebih kau butuhkan
dari pada yang aku butuhkan mungkinkah itu.....
aku mengagumi kalian yang membuka pikirannya kepadaku, aku hormati kalian yang mengungkapkan impian
Tetapi aku tersipu bahkan sedikit malu dimuka kalian yang melayaniku
Jiwa kita bagai kertas dan tinta,
Dan jika bukan karena hitamnya kita sebagian kita akan bisu
Dan jika kita bukan karena putihnya kita sebagian kita akan buta
entahlah itu perumpamaan mungkin saja hal yang sangat kosong
semua itu mungin saja hanya bualan semata tentang sebuah ikatan
Jika aku terka tanpa aku reka semua akan hilang
Jika aku resapi tapak jejak kita telah terhapus sebagian
Haaah, sebuah kisah ini entah berakhir dimana
Dan aku pun tak mengerti kisah ini berawal dari mana
Teman tahukah kalian kisah kita dimulai darimana??
Ataukah kita hanya tahu kisah kita berakhir dimana??
Kecewa ataukah hanya sebuah bualan??dengan semua kepalsuan??
Meninggalkan semua Bagikan
Teman, Ingin aku menulis di antara angan dan dunia
Teman,Ingin aku menulis di antara keramaian dan kesunyian
Tapi jangan tanyakan tentang tulisan itu diantara kalian
Karena bukan diantara yang terlihat itu yang terbaca
Jika benang yang terikat terurai menjadi serbuk-serbuk
Hilangkan saja ingatan dipojok hati yang sempit itu
Karena bukan itu serbuk yang mematikan kita
Dan bukan itu sebuah pesan yang terlempar ke hati kita
Teman, Ingin aku melukis dasar air ketika sunyi sebagai kenangan
Teman, Ingin aku melukis di udara ketika canda tawa sebagai kemenangan
Tapi aku tak akan melukis dalam tanah tuk menguburnya lebih dalam
Karena sebenarnya aku tak ingin menyimpan semua itu
Tak ingin ada ingatan itu dan tak ingin ada khayalan itu
Namun jika sebuah likuk nyawa terhunus tak akan ada smua itu
Lihatlah disana sebuah kesempurnaan yang terlipat waktu
Walau kadan waktu itu semu dan terus berlalu
Lama..dan terasa cepat....atau sebuah...
Ketertinggalan waktu????
Teman,Ingin aku menulis di antara keramaian dan kesunyian
Tapi jangan tanyakan tentang tulisan itu diantara kalian
Karena bukan diantara yang terlihat itu yang terbaca
Jika benang yang terikat terurai menjadi serbuk-serbuk
Hilangkan saja ingatan dipojok hati yang sempit itu
Karena bukan itu serbuk yang mematikan kita
Dan bukan itu sebuah pesan yang terlempar ke hati kita
Teman, Ingin aku melukis dasar air ketika sunyi sebagai kenangan
Teman, Ingin aku melukis di udara ketika canda tawa sebagai kemenangan
Tapi aku tak akan melukis dalam tanah tuk menguburnya lebih dalam
Karena sebenarnya aku tak ingin menyimpan semua itu
Tak ingin ada ingatan itu dan tak ingin ada khayalan itu
Namun jika sebuah likuk nyawa terhunus tak akan ada smua itu
Lihatlah disana sebuah kesempurnaan yang terlipat waktu
Walau kadan waktu itu semu dan terus berlalu
Lama..dan terasa cepat....atau sebuah...
Ketertinggalan waktu????
Langganan:
Postingan (Atom)