Decak kaki lelah terkulai
Sandaran jiwa mati terpana
Mereka menerka dalam buaian jiwa
Tiupan angin mematikan angkara
Dia jiwa diantara jiwa
Dunia melambai remuk diangkasa
Kembali pada jiwaku yang hina
Mengotori noda yang sempurna
Aku tak terjaga walau bintang terluka
Aku tak merana walau bintang terluka
Awan hitam merona rasa
Dibalik batu kau perkasa
Menenggelamkan pikirku disudutku
Menekukku dalam hangarku
Mata hati tak terbuka
Menjelmanya akan tetap membunuhnya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar