Kamis, 14 Agustus 2008

Sesalku

Berlabuh dari sebuah harapan dan mimpi
Berundak kelam dan hitamnya masa lalu membuat denyut menyimpang kaku
Aku terbuang dari satu sisi jiwa yang terhenyak mati dan meninggalkan belang
Aku buta karna sebuah keegoan yang datang pada hari matinya jiwa

Sebuah cerita dan sebuah kenangan yang tercipta membuat semakin sesak
Dengan seribu ocehan yang tak menenangkan jiwaku
Menghancurkan semua harapan dan angan-anganku

Di sini aku terhampar sepi dengan sebuah palung kematian yang mendalam
Ditemani penyesalan yang mungkin tak akan pernah berujung
Sesal......sesal.....dan tangis yang berdendang mengikuti datang sebauah kebenaran

Tapi ini sebuah kebodohan yang yang mungkin tak akan pernah aku dapatkan


Karna mereka hanya mimpi...(HN:10-08-08)

Tidak ada komentar: