Pagi ini terlihat cerah dengan warna biru menyelimuti bumi dan dihiasi awan putih
Aku terbangun dalam tidur yang panjang dari kenangan mimpi yang kelam
Saat aku keluar dan berjalan terlihat warna indah di depan mataku
Aku terdiam dan terpesona melihatnya atas semua keindahanya
Dia bagai malaikat dengan sayap putih yang datang dalam mimpiku dan memberiku secangkir air suci dari surga
Aku pandangi dirinya dengan hati yang terus bertanya tentang rasa ini yang menggelora
Lekuk tubuhnya bersinar terang seakan memanggilku tuk memilikinya
Sungguh keindahannya sempurna bagiku tuk mendekapnya
Saat dia gerakan lembut gemulai tangannya hatiku seakan berkobar
Kemudian saat sinar mentari menyelimutinya sayapnya berpedar dengan warna emas
Langkah kakinya seakan menghentikan waktu dan detak jantungku
Jika saja aku mendapatkannya akan aku jadikan pengantin hatiku sampai pendamping alur lagu pengiring surgaku
Jika saja aku memilikinya akan aku berikan separuh jiwaku untuknya dan hidup bersamanya dalam semua rasa
Namun jika dia tak melihatku kan aku suarakan isi hatiku padanya agar secangkir air suci itu terisi kembali
Akan aku katakan salam untuk dia
( Di ambil dari buku harian HN : Dia Malaikatku (Setya) bag.1 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar